BOLMONG, pondoknews.com — Lurah Motoboi Kecil (Mocil) Rutman Lantong, SE sangat mendukung usulan Pemuda dan Remaja Masjid Mocil soal pembentukan Desa Molayak di Kecamatan Lolayan .
Menurut Rutman, pembentukan pedukuan Molayak menjadi Desa hal positif guna kemajuan Mocil. Namun kata dia, proses pembentukan desa baru ini penting keterlibatan masyarakat.
“Tentunya sebagai pemerintah, saya pribadi mendukung penuh gagasan para pemuda. Desa Bonawang saja bisa jadi desa kenapa Molayak tidak. Ini merupakan pertemuan awal, kedepan nantinya saya akan jadwalkan untuk melakukan diskusi bagaimana kemudian gagasan ini akan berhasil. Selain itu kita tetap mengikuti proses administrasinya. Sebab saat ini Molayak merupakan wilayah Desa Tungoi II,” ucap Lantong.
Sementara itu, Salah satu pembina Pemuda Mocil, Robianto Paputungan menilai, peran generasi muda dalam membangun desa memang begitu penting, apalagi dalam membentuk desa baru. Pasalnya, generasi muda memiliki potensi yang cukup besar dalam berkontribusi secara aktif dalam mengawal pembangunan. Mereka mampu menjadi energi dan semangat baru dengan ide-ide yang progresif dan inovatif. Pemuda juga sangat dekat dengan kemajuan teknologi zaman now yang lebih cepat mendapatkan informasi yang aktual guna mempercepat pembangunan.
Hal ini dirasa menjadi modal yang besar bagi pemuda atau kaum milenial untuk ikut serta secara aktif dalam mengawal pembangunan. Seperti dilakukan pemuda dan remaja masjid serta karang taruna Kelurahan Motoboi Kecil, berawal dari melakukan silaturahmi bersama pemerintah kelurahan dan masyarakat, di Masjid Babusalam Molayak, di Desa Tungoi II, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Minggu (25/04/2021), mereka memunculkan ide dan mendorong pembentukan desa baru, yakni Desa Molayak.
“Ini pertemuan perdana kita, apalagi momen ramadhan. Jadi kita buka puasa bersama dan melakukan diskusi. Bagaimana kedepan memajukan Kelurahan Motoboi Kecil,” kata Robianto .
Molayak diketahui merupakan perkebunan Motoboi Kecil yang mayoritas petani disana merupakan asli warga Motoboi Kecil.
Robi sapaan akrabnya menejelaskan, Motoboi Kecil memang saat ini sudah padat penduduknya. Solusi terbaik kata dia, dengan menggagas Desa Molayak tersebut.
“Memang proses untuk menjadi desa itu panjang. Banyak administrasinya. Namun ini solusi terbaik apalagi Motoboi Kecil saat ini penduduknya telah menyentuh angka 6000-an,” ujarnya.
Di sisi lain, Ketua Karang Taruna Motoboi Kecil, Dudi Dilapanga menuturkan, pihaknya mengajak seluruh pemuda untuk ikut berpartisipasi aktif dalam proses pembentukan Desa Molayak.
“Saya juga sangat mendukung penuh pembentukan Desa Molayak ini. Mari kita berusaha semaksimal mungkin dan menanamkan niat yang tulus untuk memajukan Motoboi Kecil sekarang dan akan datang. Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi,” bebernya.
Hal ini juga menuai dukungan tokoh masyarakat Mocil Mukhlis Kobandaha, dirinya juga sangat mendukung jika Desa Molayak akan terbentuk dan menjadi desa baru.
“Tentunya saya mendukung penuh ide positif untuk pembentukan desa baru ini. Apalagi saya yang sudah bermukim di Molayak sejak lama, maka ini merupakan dambaan saya. Kalau menjadi desa baru kenapa tidak. Saya serahkan sepenuhnya kepada kalian (pemuda-red),” pungkasnya.
Sekadar diketahui, kegiatan silaturahmi, juga buka puasa bersama dan sholat tarawih berjamaah tersebut, turut dihadiri Lurah Motoboi Kecil Rutman Lantong, serta perangkat kelurahan dan masyarakat. (rif/idr)