Usaha Perikanan Dikotamobagu Terus Digenjot

KOTAMOBAGU,pondoknews.com – Pemerintah Kota Kotamobagu melalui Dinas Pertanian dan Perikanan (DPP) masih terus mengembangkan potensi perikanan khususnya ikan Nila.
Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kotamobagu Fenty Dilasandi Mifta, Selasa (22/6/2021), permintaan ikan cukup tinggi. Bahkan, katanya, kekurangan ikan nila masih dipasok dari luar daerah.
“Petani ikan terus didorong untuk memelihara ikan karena permintaan ikan cukup tinggi,” katanya.
Petani ikan juga didorong untuk membentuk kelompok usaha, tentu ada syarat yang harus dipenuhi, ujarnya. Terutama, kelompok memiliki kolam meski hanya beberapa. Pembentukan kelompok harus diresmikan dan diketahui oleh lurah dan sangadi.
Setelah berjalan setahun, kelompok akan diberikan sertifikat kelompok. Kelompok yang memiliki sertifikat dapat mengajukan proposal bantuan kepada Pemerintah Kota Kotamobagu melalui Dinas Pertanian dan Perikanan, terang Fenty
Namun, bagi petani ikan yang belum memiliki kelompok dapat secara perorangan membeli bibit di Balai Benih Ikan di Desa Bungko, tambahnya. Bibit ikan dijual murah, untuk ukuran 3-5 cm dihargai Rp 250,- sedangkan ukuran 5-8 cm dipatok Rp 500,-.
Harga jual ikan nila, sampai hari ini, lanjut Fenty, masih dikisaran Rp 35 ribu per kilonya. Sehingga, budidaya ikan di Kotamobagu cukup menjanjikan.

Tinggalkan Balasan