Menara Masjid Assalam Mocil Terancam Roboh

KOTAMOBAGU, pondoknews.com – Menara Masjid Assalam di Lingkungan 1, RT 1, Kelurahan Motoboi Kecil (Mocil), terancam roboh.

Apa pasalnya? Ketika musim penghujan tiba dan debit air sungai yang melintas disamping Menara meningkat,  membuat tanah dipinggiran pondasi penyangga Menara terkikis. Maka kekuatan menara tersebut berkurang.

Tentu hal ini, mengancam keselamatan jama’ah Masjid Assalam dan warga sekitar  Menara.

Melihat kondisi ini, Pemerintah Kelurahan Mocil dalam setiap momen pertemuan dengan Pemkot Kotamobagu maupun anggota DPRD Kotamobagu, meminta agar dapat dialokasikan anggaran untuk pembangunan talud di sungai tersebut.

Data yang berhasil dihimpun Wartawan pondoknews.com, sejak tiga tahun terakhir dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan, Kecamatan maupun tingkat Kota Kotamobagu. Salah satu usulan pembangunan yang  tokoh masyarakat maupun pemerintah Kelurahan usulkan adalah pembuatan talud pinggiran Menara, namun hingga saat ini tak kunjung terealisasi.

Buktinya, ketika pelaksanaan Reses anggota DPRD Kotamobagu, Rewi Daun di Sekretariat Pemuda Kelurahan Mocil Minggu ( 04/07/2021) Sekretaris Lurah (Seklur) Mocil, Imran Lobangon, mewakili Lurah Rutman Lantong, SE, meminta Rewi yang tak lain adalah warga Mocil, agar turut memperjuangkan pengalokasian dana untuk pembangunan talud dipinggiran sungai itu. “Pertama permohonan maaf dari pak lurah karena sedang berada diluar daerah hingga tidak bisa hadir di acara ini. Namun, pak lurah menitip pesan, kiranya pak ketua (Rewi Daun,red) turut membantu memperjuangkan anggaran pembangunan talud sungai yang ada di pinggiran Menara Masjid Assalam di RT satu karena akibat kikisan air membuat Menara itu terancam roboh dan mengancam keselamatan warga sekitar,” kata Imran, ketika moderator meminta usulan dari pemerintah Kelurahan.

Hal senada juga disampaikan Imran Lobangon, ketika menghadiri Reses yang digelar Meiddy Makalalag dan Eka Mashoeri di Desa Poyowa Besar II, Kecamatan Kotamobagu Selatan Minggu malam. “Kami dari Kelurahan Motoboi  Kecil berharap agar dapat dianggarkan pembangunan talud dipinggiran sungai yang ada di samping menara masjid assalam RT satu Kelurahan Motoboi Kecil.  Jika musim hujan seperti ini dan debit air sungai meningkat mengikis pondasi penyangga Menara, saat ini menara itu terancam roboh dan mengancam warga sekitar,” Ucap Imran.

Imran juga menambahkan, jika dalam pengalokasian anggaran di APBD perubahan 2021 dan Kelurahan Motoboi Kecil hanya mendapat satu kegiatan, maka diharapkan pembangunan talud tersebut diprioritaskan. (idr)

 

Tinggalkan Balasan